Tuesday, June 28, 2011

3 tahun

3 tahun. Kurang lebih 3 tahun. 3 tahun waktu yang dihadiahkan Allah untuk aku nikmati bersama mereka. 3 tahun yang kalau aku ceritakan di sini, mungkin Blogger akan menerbitkan tulisanku menjadi novel karena terlalu panjang, siapa yang tahu. 3 tahun yang tidak akan pernah sukses aku gambarkan dalam rangkaian huruf dan kata. 3 tahun yang kalau aku ceritakan secara lisan, mulutku akan berbuih lalu aku dilarikan ke rumah sakit karena radang pita suara. 3 tahun yang...

Aku tidak akan menuliskan peristiwa atau kejadian atau pengalaman yang telah aku alami bersama mereka, karena mungkin tidak akan menarik untuk kalian. Karena jariku akan kaku pada akhirnya. Karena...kisah itu hanya milik kami.

Aku cuma ingin menggambarkan apa arti mereka buatku.

....Apa ya arti mereka buatku?
Aku tak tahu, apakah ada di dunia ini paket lengkap kombinasi antara sahabat + kekasih + keluarga, tapi kurang lebih, itulah gambaranku tentang mereka. Bagaikan paket komplit yang aku tahu aku tak berhak meminta yang lebih, karena mereka sudah berlebihan untukku, dalam arti yang baik tentu saja.
Sahabat...karena mereka selalu ada. Dalam naik turunnya hidupku, dalam prosesku menuju, entahlah, orang bilang namanya kedewasaan. Mereka selalu di sana. Suka atau tidak, mereka selalu dan akan tetap di sana.
Kekasih...bagiku kekasih adalah orang yang akan selalu mendukung kita, di setiap situasi, ketika kita di atas, maupun ketika kita terjerembap di bawah. Kekasih, menurutku, adalah orang yang membuat kita selalu merasa cantik, merasa istimewa. Dan itulah yang dilakukan mereka. Mereka mendukungku, meski aku kadang tak paham juga dengan jalan pikiranku. Dan mereka membuatku merasa istimewa, bahkan ketika orang lain tak menyadari adanya aku.
Keluarga...kamu tahu? Keluarga adalah tempat dimana kamu tidak harus berusaha. Tidak harus berusaha untuk menjadi apa yang orang inginkan, berusaha menjadi sosok yang sama sekali bukan kamu. Effortless. Bersama mereka itu effortless. Mudah semudah bernafas. Aku ingat jelas kata mama, "Dalam hidup, nantinya akan ada mantan teman, mantan kekasih, bahkan mantan suami...tapi tidak akan pernah kamu menemui mantan saudara, mantan keluarga. Tidak akan pernah." Dan bersama mereka...aku tahu mamaku benar.

3 tahun. Waktu yang panjang...namun juga waktu yang sangat pendek. Terlalu cepat rasanya waktu itu berjalan. Belum habis tawaku, belum juga habis air mataku. Seakan menagih, untuk ku habiskan lagi bersama mereka.
Namun mungkin, Allah punya rencana yang lebih baik untukku dan untuk mereka. Kamu tahu sendiri kan, yang sedikit itu yang spesial. Yang sebentar itu yang akan selalu kamu ingat. Mungkin Allah memang sengaja memberikan waktu yang singkat supaya itu terkenang, supaya itu tetap spesial.

Kami mungkin memang tak lagi bersama secara raga. Kami dipisahkan oleh jarak, oleh mimpi kami masing-masing. Tapi aku tau kami tidak terpisah secara batin. Di hati, hatiku paling tidak, kami tetap satu. Tetap 28 siswa-siswi berseragam putih abu-abu yang menangis dan tertawa bersama. Dan akan tetap seperti itu.

Suatu saat nanti, ketika kami dipertemukan lagi. Ketika kami sudah menjadi raja dalam mimpi kami masing-masing, kami akan mengingat 3 tahun ini. 28 orang dari kami akan mengenang 3 tahun dan sejuta ceritanya, lalu tertawa bersama.

Karena...3 tahun ini untuk selamanya.

Spesial, untuk 27 orang sahabat, kekasih, dan keluargaku...
Abyan Irzaldy, Adhgha Nizar, Aditya Sita Sari, Agassi Ramadhan, Agi Arbianto, Anya Azaria, Arkanty Septyvergy, Bagus Wibowo, Binar Larasanti, Cicilia Deandra, Deddy Laudryansyah, Diah Ariesa, Dikstra Dhyaksatama, Hesty Rohmatul, I Made Artha, Ibnu Surya, Jeconia Agrippina, Junjungan Manggalacakti, Made Pury, Mirza Suryo Adi, Muhammad Muzakky, Putri Fary, Rachmat Calief, Taufiqur Rahman, Wicaksono Indra, Yugi Pratama, Zuhroni Ali Fikri.

No comments:

Post a Comment